YESUS DIBAPTIS, TANDA KETAATAN

YESUS DIBAPTIS, TANDA KETAATAN

Matius 3 : 13 – 17

Ketaatan adalah suatu tindakan susah-susah gampang. Mari kita coba memeriksa diri sejenak, apakah kita memang selalu taat atau lebih banyak memberontak atau berlaku curang. Ketaatan sepertinya identik dengan bawahan atau anak buah. Karena tidak memiliki status sosial yang tinggi atau jabatan yang rendah maka ketaatan lebih mudah dilakukan. Namun bagi orang-orang yang memiliki jabatan tinggi atau berada di status sosial yang dihormati akan menjadi sulit untuk bertindak taat.

Betapa sulitnya seorang keluarga Raja untuk menaati aturan kerajaan karena mereka merasa memiliki kuasa atau yang membuat aturan. Betapa sulitnya seseorang menaati aturan di jalan raya karena tidak ada Polisi yang menjaganya. Betapa sulitnya menaati aturan untuk tidak mencuri atau menyalahgunakan uang karena godaan. Dan begitu banyak contoh alasan ketidaktaatan.

Yesus memberikan contoh yang perlu kita teladani. KehadiranNya di dunia untuk menebus dosa manusia dipenuhi oleh tindakan ketaatan pada BapaNya untuk tetap menjalankan misi walau banyak godaan menghadangnya. Suatu tindakan awal ketaatan dilakukan saat Ia dibaptis oleh Yohanes. Yohanes menyampaikan kepada setiap orang bahwa Yesus lah yang lebih layak membaptis termasuk membaptis Yohanes. Namun Yesus mau merendahkan diri sama seperti manusia untuk mau dibaptis oleh Yohanes. Ketaatan Yesus inilah sebagai pintu untuk memulai misi BapaNya dalam menyelamatkan manusia. Kerendahan hati adalah kunci ketaatan yang Yesus lakukan.

Di awal tahun ini mari kita memulai kehidupan dengan kerendahan hati agar kita sanggup menjalankan ketaatan dalam banyak hal. Ketaatan pada Tuhan, ketaatan pada Pemerintah, ketaatan di tempat kerja atau sekolah, ketaatan pada orangtua, dsb. Teladan yang telah ditunjukkan Yesus kiranya mengingatkan dan menguatkan kita dalam menjalani ketaatan. Sebagai awalnya, Yuk.. kita menjadi manusia baru yang mencintai dan mau menggumuli FirmanNya sebagai ungkapan ketaatan kepada Allah seperti yang diteladankan oleh Yesus sendiri.

“Lawanlah gengsi diri dengan kerendahan hati agar mampu menjalani kehidupan dengan ketaatan”

Share

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x