Wajah Tanpa Topeng

(2 Korintus 3 : 13 – 4 : 2 )
Dengan berbekal topeng seorang Didik Nini Thowok mampu menampilkan berbagai kepribadian bayak orang, bahkan Didik mampu memakai 2 topeng depan belakang sebagai tarian Dwimuka. Pernahkah Anda memakai Topeng? Memakai topeng berjam-jam  sangat tidak nyaman. Jika pakai karet maka kepala bisa  terasa pusing, jika topeng digigit maka akan lelah mengigitnya.
Nah.. bagaimana dengan orang-orang yang dalam kehidupannya menggunakan “topeng” selama bertahun tahun demo karir,, menunjukan kesan yang baik, menyimpan keburukannya dan berbagai kepentingan lain. Mungkin anda ingat lagu Topeng dari penyanyi peterpan yang mengungkapkan tentang kepalsuan hidup. Betapa lelahnya jika dalam sepanjang bidpu menggunakan topeng.

Pada bacaan 2 Korintus 3: 18 dinyatakan bahwa wajah kita mencerminkan kemuliaan Allah. Hidup yang kita tampilkan adalah untuk menyatakan kebenaran dan bukan kepalsuan. Memang tidak mudah ketika kehadiran kita justru menjadi aneh di tengah dunia yang lebih mengagungkan kepalsuan hidup atau identitas. Marilah dimulai dari diri sendiri, kita terlebih duku mengenal suapa diri kita. Sebagai anak-anak Allah  kita telah mendapatkan kebaikan dan kemurahan Tuhan. Maka tampilah dengan kejernihan dan kemurnian hati melalui tutur kata dan perbuatan kepada keluarga dan sesama. Sebagai duta Kristus, kita membawa nilai-nilai sebagai yang diajarkanNya sebagai kesaksian hidup. Bukankah lebih menyenangkan memiliki wajah tanpa topeng.

wg/kdm

Share

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x