TEGUH ATAU RUNTUH DI DUNIA YANG KERUH

TEGUH ATAU RUNTUH DI DUNIA YANG KERUH

Mazmur 1 : 1 – 6

Di dalam kebun saya terdapat dua pohon pir. Musim panas yang lalu benar-benar kering, tetapi salah satu pohon pir itu tidak terpengaruh–tetap hijau dan menghasilkan buah-buah yang ranum. Pohon yang satunya tidak memberi hasil yang sedemikian baik. Daun-daunnya kuning, buahnya layu, lalu daun-daun dan buah-buah tersebut berjatuhan ke tanah. Tampaknya pohon tersebut akan mati. Kemudian datanglah hujan, dan tanah tersebut dibasahi titik-titik embun. Pohon yang tampaknya akan mati itu hidup kembali. Daun-daunnya tumbuh lebat, dan (percaya atau tidak) di akhir bulan pohon itu mendadak berbunga banyak. Lalu muncullah buah-buah pir. Tetapi sayang, kemudian datang hawa yang sangat dingin sehingga buah-buah itu tidak ada yang matang. Pohon yang pertama tumbuh subur dan menghasilkan buah yang nikmat pada musimnya. Apa yang membuatnya demikian? Akar-akarnya masuk jauh ke dalam tanah sehingga menemukan banyak air. Sedangkan pohon yang kedua berakar dangkal dan bergantung pada hujan yang tidak menentu. Pohon yang pertama sama seperti gambaran Daud, “ditanam di tepi aliran air” (Mazmur 1:3). Pohon yang satunya, yang berkembang lambat, sama sekali tidak menghasilkan buah. Termasuk jenis pohon yang manakah Anda? Apakah akar-akar Anda masuk jauh ke dalam aliran Firman Allah di bawah tanah, ataukah kehidupan rohani Anda dangkal dan hanya kadang-kadang saja dekat dengan Allah? Galilah lebih dalam ke dalam Kitab Suci, dan hidup Anda akan menghasilkan buah rohani yang melimpah. (diambil dari Sabda.org).

Ilustrasi di atas menggambarkan sumber kekuatan kehidupan kita. Teguh atau runtuh sangat tergantung pada akar kehidupan kita. Dunia yang keruh adalah gambaran betapa kuatnya tantangan yang ada di sekitar kita. Musim panas yang benar-benar kering atau hawa yang sangat dingin adalah tantangan tersendiri yang harus kita lewati, jika sumber kehidupan kita bukan berada pada dunia keruh yang tidak menentu melainkan pada aliran Firman Allah yang meresap pada akar kehidupan kita, maka percayalah kita akan tetap TEGUH dan TIDAK RUNTUH pada dunia yang keruh. Amin

Share

Recommended Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *