REKONSILIASI

REKONSILIASI

REKONSILIASI
Yohanes 21 : 1 – 19

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu 7 dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki.”
(Yohanes 21:18)

Rekonsiliasi adalah perbuatan memulihkan hubungan persahabatan ke keadaan semula. Ada pihak yang mengaku bersalah dan meminta maaf, serta ada pula pihak yang wajib memaafkan. Apabila tindakan mengakui kesalahan, meminta maaf, dan memberikan maaf tidak terjadi dalam suatu rekonsiliasi, perdamaianan yang menjadi tujuan tentunya tidak akan tercapai. Konflik yang terjadi pun akan terus berlangsung terus menerus

Rekonsiliasi merupakan bentuk pemulihan atas hubungan yang rusak. Hubungan yang rusak, sangat mempengaruhi seluruh dimensi hidup. Kekerasan, pengingkaran, penindasan dan tindakan kejahatan lainnya, atau pun rasa kecewa, sedih, putus asa dan marah, dapat terjadi karena ada hubungan yang rusak. Melalui tema “Rekonsiliasi”, kita diajak untuk memahami makna rekonsiliasi dan meneladani Yesus melalui kehidupan yang penuh kasih, pengampunan dan penerimaan pada sesama.

Saudara-saudaraku, Kristus sudah bangkit mengalahkan maut Hari ini, setelah sekian lama para murid, berjalan dengan Yesus dan mengenal tindak-tanduk-Nya yang rindu untuk membawa kita pada segala sesuatu yang baik menurut-Nya itu Adakah kita juga se-semangat itu dalam menyikapi segala keadaan yang terjadi dalam kehidupan kita? Ataukah satu persoalan yang datang bisa membuat kita kembali kepada “manusia lama” kita? Yang bahkan sampai sekarang masih kita perjuangkan untuk melepaskan bagian-bagian dari sifat dan sikap “manusia lama” itu?

Pengalaman para murid, ketika mereka menyadari kehadiran Tuhan, bahwa Dia Ada; Wow, bukan saja mereka akhirnya benar-benar meninggalkan kebiasaan lama mereka; Tapi lebih dari itu, mereka rela melakukan apa saja untuk menyampaikan kabar baik tentang Tuhan sampai ke ujung dunia. Rekonsiliasi yang kita lakukan dalam hidup kita sesungguhnya membawa kita kepada sikap penghormatan kepada Allah dan kesadaran akan kebutuhan kita atas perkenanan Allah.

Share

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x