Kecintaan pada Firman Tuhan

Kecintaan pada Firman Tuhan

Kecintaan pada Firman Tuhan

II Raja-raja 22 : 1 – 20

Setelah jemaat memahami tentang Firman Tuhan dan manfaatnya, kini saatnya kita memahami pentingnya kecintaan pada Firman Tuhan. Kata cinta dalam Kamus Besar bahasa Indonesia (KKBI) berarti suka sekali, terpikat, dan ingin sekali. JIka kita mencinta Firman Tuhan itu berarti dalam hati kita ada perasaan suka, terpikat, dan ingin sekali terhadap Firman Tuhan tersebut. Apakah perasaan seperti itu kita miliki pada Firman Tuhan ? Tentu kita sendirilah yang tahu. Marilah kita belajar mencintai Firman Tuhan dari kisah Raja Yosia yang terdapat dalam II Raja-raja 22:1-20.

Yosia adalah salah satu contoh Raja Yerusalem yang mencintai Firman Tuhan dan hidup dalam ketaatan kepada Tuhan. Ketika ia mendengar nubuatan yang disampaikan oleh Nabiah Hulda melalui Imam besar Hilkia dan Safan tentang hukuman Tuhan yang akan dijatuhkan kepada Bangsa Israel karena bangsa tersebut menyembah kepada allah lain, Yosia bertobat, dan merendahkan diri kepada Tuhan supaya bangsanya diluputkan dari hukuman tersebut. Reaksi Yosia terjadi karena ia meyakini berita yang tertulis dalam Taurat tersebut. Keyakinan Yosia tersebut terjadi karena hatinya dipenuhi rasa ingin tahu maksud berita Taurat tersebut.

Belajar dari kisah Raja Yosia, kita perlu menggelorakan perasaan mencintai Firman Tuhan supaya hati kita senantiasa terpikat dan rindu kepada Firman Tuhan yang menuntun kita kepada kasih dan anugerahNya yang membawa kepada keselamatan.

Jika hati kita tidak mencintai Firman Tuhan maka akan ada kuasa lain yang siap untuk mencintai kita.

Share

Recommended Posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments