HIDUP YANG BERKENAN

HIDUP YANG BERKENAN

Mazmur 15

Olimpiade Tokyo sudah dimulai. Jauh hari sebelumnya, berbulan-bulan bahkan beberapa tahun sebelumnya para atlet di berbagai negara berjuang keras mempersiapkan dirinya. Berlatih dengan tekun dan disiplin, giat meningkatkan kemampuannya agar lolos dalam kualifikasi sebagai peserta Olimpiade dunia di Tokyo. Ada persyaratan dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh setiap atlet dari berbagai cabang olah raga agar layak dan bisa diterima untuk berlaga di Olimpiade.

Pemazmur bertanya siapakah yang boleh menumpang dalam kemah Tuhan? Siapakah yang bisa diterima di tempat yang suci, tempat perlindungan Tuhan itu? Apakah mereka yang kaya, yang berkuasa, yang populer, atau yang menderita? Dikatakan bahwa yang diterima adalah dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil, yang mengatakan kebenaran dengan segenap hati (pikiran, perkataan, dan perbuatannya sesuai), yang tidak menyebarkan fitnah (ingat perumpamaan lidah lebih tajam daripada pedang), yang tidak berbuat jahat terhadap temannya, dan seterusnya.

Sebagai ungkapan syukur atas kemurahan-Nya, maka sudah selayaknya kita terus bertekun untuk hidup dalam kebenaran, bersedia dipimpin Roh Allah dan terang firman-Nya agar kita boleh menjadi pribadi yang berkenan kepada Allah, seperti yang dikatakan pemazmur. Pribadi seperti itu akan memiliki hidup yang berkenan kepada Allah dan membawa damai sejahtera bagi sesama.

Tidak mudah menjadi pribadi yang demikian itu. Diperlukan waktu, latihan, dan juga perjuangan. Maka, seperti layaknya seorang atlet, mari kita terus tekun berlatih dan berjuang agar dapat menjadi pribadi yang memiliki hidup berkenan kepada Allah dan boleh menumpang dalam kemah-Nya. Tuhan memberkati.

Share

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x