DIPANGGIL SEBAGAI UMAT, DIUTUS SEBAGAI PEKERJA

DIPANGGIL SEBAGAI UMAT, DIUTUS SEBAGAI PEKERJA

Matius 9 : 35 – 10 : 8

Renungan ini diawali dengan belas kasihan Tuhan Yesus melihat orang banyak yang lelah dan terlantar, sehingga Tuhan Yesus berkata “ Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu”.

Tuaian… menunjukkan suatu hasil yang siap untuk dituai.. mengingatkan kita pada pemandangan yang terkadang kita temui di luar kota Jakarta, Ladang atau sawah padi yang sudah menguning dan siap untuk dituai.  Mari perhatikan bagaimana para petani mempersiapkan dan memelihara padi dengan kerja keras sehingga akhirnya mereka bisa mendapatkan hasil tuaian yang mereka nantikan selama ini. Demikian pula Allah Bapa di Sorga, Allah Bapa melihat banyak sekali jiwa-jiwa yang sebenarnya sangat merindukan kehadiran para pekerja Allah untuk membawa Damai Sejahtera sesuai bagian dari Amanat Agung. Dalam bentuk seperti apa…  mengajar dan memberitakan Kerajaan Allah, menyembuhkan orang sakit, mengusir Roh Jahat (Matius 9:35, 10:1-2).  Seperti para murid yang adalah juga orang biasa, dan kehidupannya sederhana, demikian pula dalam keterbatasan, kita  bisa melakukan bagian yang menjadi panggilan kita. Menceritakan/memberi kesaksian tentang  kebaikan Tuhan Yesus dalam kehidupan kita, memperhatikan mereka yang sakit dan kesusahan,  menyatakan kebenaran dalam nama Tuhan Yesus dan masih banyak hal lain yang bisa kita lakukan.

Mari mengerjakan bagian panggilan kita sebagai Umat… bekerjalah sebagai pekerja di ladang Tuhan. WaktuNya mungkin tidak lama, oleh karenanya jangan lengah..kuasa Tuhan sudah diberikan, Tuhan menanti kita untuk bekerja di ladangNya sehingga kelak kita akan dipanggil sebagai pekerja yang setia.

Share

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x