Bezaleel Dan Aholiab : Keahlian Dan Pengertian

Bezaleel Dan Aholiab : Keahlian Dan Pengertian

BEZALEEL DAN AHOLIAB : Keahlian dan Pengertian”
Keluaran 36 : 1 – 3

Keluaran Pasal 36 merupakan kelanjutan dari Pasal 35 yang menceritakan pembangunan Kemah Suci dan segenap perabotan serta pakaian resmi para imam. Hal yang menarik dari pasal 36 ini adalah Keterbukaan bangsa Israel dalam memberi. Pemberian bangsa itu melebihi kebutuhan. Bahan-bahan persembahan tersebut diserahkan kepada Bezaleel dan Aholiab atau asisten mereka hingga jumlahnya menjadi demikian banyak sampai orang-orang itu harus dihentikan dari keinginan mereka untuk memberi. Para pekerja segera datang tanpa menunda-nunda, mereka lalu bekerja. Saat Allah telah melengkapi mereka dengan kecakapan supaya layak untuk melaksanakan pekerjaan itu, mereka pun menjalankannya. Perhatikanlah, talenta yang dipercayakan kepada kita tidak boleh disimpan dan ditimbun, tetapi dikeluarkan dan dibagikan. Tidak boleh disembunyikan, tetapi dijalankan. Amatilah siapa saja yang dipanggil Musa: orang-orang yang telah dikaruniai TUHAN keahlian dan pengertian dan setiap orang yang tergerak hatinya untuk datang melakukan pekerjaan itu. Perhatikanlah, orang-orang yang dipanggil untuk mendirikan kemah Injil adalah mereka yang melalui kasih karunia Allah dijadikan layak melaksanakan pekerjaan itu dan bebas untuk turut mengambil bagian di dalamnya. Kemampuan dan kesediaan hati disertai kebulatan hati, merupakan dua hal yang perlu diperhatikan dalam panggilan para pelayan Tuhan. Bukankah Allah juga memberi mereka hikmat selain pengetahuan? Melaksanakannya, dan tidak sekadar membicarakannya. Mereka datang untuk bekerja dan bertekad melaksanakannya sampai tuntas. Bahan-bahan yang disumbangkan rakyat diberikan Musa kepada para pekerja. Bezaleel dan Aholiab, dikaruniai TUHAN keahlian dan pengertian, mengerjakan tepat menurut yang diperintahkan TUHAN.
Tuhan Allah bukan hanya memberi pengetahuan dan pengertian, tetapi juga kecakapan dan keahlian. Sudahkah hal itu kita bagikan dengan sukacita ? Tuhan memberkati.

Share

Recommended Posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments