Berdoa bagi Bangsa dan Negara

Berdoa bagi Bangsa dan Negara

Nehemia 2 : 11 – 20

Menyaksikan kondisi terpecah belahnya Indonesia oleh kepentingan suku, agama, ras, golongan serta menyaksikan berbagai perjuangan yang masih harus diupayakan ke depan, apa respons kita? Ada sebagian kita yang memilih untuk bersikap apatis dan menjalani hari demi hari seperti menggelinding saja. Namun tidak sedikit dari kita yang masih menaruh visi masa depan yang baik tentang Indonesia. Harapan untuk memiliki pemerintahan yang bersih, yang memiliki kepedulian kepada rakyat, melakukan tindakan nyata memberantas korupsi dan kemiskinan sampai kondisi Indonesia yang adil dan makmur tercapai. Mungkinkah itu terwujud? Mengapa tidak? Jika kita orang yang percaya akan kuasa Tuhan dan percaya pula bahwa Tuhan masih bekerja bagi Indonesia maka bukan hal mustahil yang terbaik masih akan datang bagi Indonesia.

Bangsa Israel telah diberi kepercayaan untuk pulang dan kembali mengelola tanah leluhur mereka melalui pimpinan Nehemia dan Ezra. Namun mereka melihat ada banyak tantangan untuk mulai membangun terutama kemerosotan diberbagai bidang dan mentalitas masyarat yang apatis bahwa Israel dapat kembali bangkit. Nehemia dan Ezra mencoba mereformasi Israel, bukan hanya secara fisik tetapi juga secara mental, Nehemia dan Ezra percaya bahwa Tuhan masih bekenan membangun kembali Israel sehingga ungakapan “kami siap membangun” keluar dari orang-orang yang disemangati untuk melakukan sesuatu bagi bangsanya.

Kadang kita merasa bahwa doa tak mengerjakan banyak hal bagi Indonesia, tetapi mari lihat Israel yang baru pulang dari Babel! Modal mereka hanya niat dan doa, namun hal itu menimbulkan semangat yang luar biasa karena niat dan doa memperjelas visi mereka tentang masa depan yang lebih baik.

Bagaimana dengan kita? Masih adakah visi kebaikan yang kita miliki tentang Indonesia? Mari kita wujudkan visi itu melalui doa dan kerja, niscaya Allah akan bekerja melalui kita bagi Indonesia. Mari kita mulai dari doa untuk pemimpin yang akan Tuhan pilihkan bagi kita, lalu tentang pemulihan di berbagai bidang dan kesatuan bangsa sebagai pemerkuat kondisi Indonesia, lalu doa itu kita wujudkan melalui karya dan kehadiran kita secara nyata dalam masyarakat niscaya Tuhan bekerja melalui kita. Mari peduli kepada bangsa dimulai dari doa kita!

Share

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x