BERANI MENYONGSONG HIDUP

BERANI MENYONGSONG HIDUP

Kisah Para Rasul 2 : 1 – 21

“Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus” KIS 2 : 2.

Peristiwa Pentakosta merupakan perayaan penuaian setelah panen gandum ketika hulu hasil dipersembahkan kepada Allah. Demikianlah hari Pentakosta bagi gereja melambangkan awal penuaian jiwa-jiwa oleh Allah dalam dunia. Di Hari Pentakosta, para murid yang berdiam diri dalam rumah dipenuhi dengan Roh Kudus. Lihat siapakah mereka? Mereka adalah orang biasa yang dipanggil Tuhan untuk menjala manusia, Tuhan menyatakan bahwa mereka akan menerima kuasa, bila Roh Kudus turun atas mereka. Ketika Roh Kudus turun atas mereka perubahan besar terjadi, dari orang biasa menjadi orang yang luar biasa, dari orang yang meragu dan penakut menjadi pemberani di dalam kekuatan Tuhan. Ketika Petrus menyaksikan kebangkitan Tuhan, dari seorang murid yang keras hati, yang menyangkal bahwa ia mengenal Tuhan saat Yesus ditangkap, ia berubah menjadi saksi yang berani untuk Tuhan.

Tuhan memerlukan kita untuk menjangkau dunia, Amanat Agung tugas kita. Mengapa kita takut untuk menyatakan siapa Tuhan Yesus, bukankah Tuhan Yesus yang kita beritakan sungguh luar biasa, atau jangan-jangan pertobatan kita baru sebatas identitas saja. Ayo keluar, ceritakan siapa Tuhan Yesus pada sesama kita, agar lebih banyak lagi jiwa mengenal NamaNya dan mendapat kehidupan. Roh Kudus yang kita miliki akan menolong kita untuk BERANI bersaksi MENYONGSONG HIDUP bersama tuaian jiwa Allah.
Selamat Hari Pentakosta. Tuhan Yesus menolong kita.

Share

Recommended Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *